Rabu, 15 Mei 2013

Puisi-Puisi Neni Debi Yanti S.ST,

Neni Debi Yanti S.ST, Panggilan Neni, Lahir di Agam Tanggal 19 Bulan Mei Tahun 1987. Bekerja sebagai staff dosen Prodi D-III Kebidanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang beralamat di Bukittinggi. Tinggal di Jorong Tanjung Barulak Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam, Agama saya Islam, status Menikah dan sudah memiliki satu orang anak. Pendidikan terakhir D-IV Bidan Pendidik, No Handphone saya adalah 081266166369 dan email saya adalah nenidebi@yahoo.co.id. Hobi menulis dan membaca juga menyukai musik, teater, dan drama.


SEMANGATKU

Saat sang surya bersinar
Ku mengayuh langkahku
Saat Sang surya bersinar
Ku menaruh Harapanku

Aku akan membuat hari hariku 
lebih Indah.
Menjadi lebih berharga dan lebih berarti Lagi.

Aku 
akan membangkitkan pengharapanku sendiri

Aku,  seorang Murid
keajaiban ada dalam keadaanku
Aku tidak berjalan di atas air 
tapi aku diajarkan berjalan diatas air
Aku tidak membelah lautan
 tapi aku diajarkan untuk membelah lautan

Dalam semua situasi,
reaksikulah yang menentukan
apakah sebuah krisis akan memuncak atau mereda
dan apakah seseorang akan diperlakukan sebagai manusia atau direndahkan.

Aku, akan terus berjuang
Agar negeriku bangga 
Dan tersenyum di kemudian hari

Kelak Indonesiaku memiliki generasi emas di masa yang akan datang


GENERASI BANGSA 

Pelajar
Kau adalah penerus bangsa
Pelajar
Kau adalah pejuang bangsa

Semua mata tertuju padamu
Yang memancarkan sinar kegembiraan
Dedaunan muda yang semangat
Senyum dan tawa bersamamu

Pelajar
Terus semangat
Jangan pernah kau mengenal lelah.
Jangan pernah menyerah
Terus berjuang

Demi Nusa dan Bangsamu dimasa yang akan datang


SEKOLAH BARU

Pagi ini Aku tak sanggup melangkahkan kaki di sekolah yang asing bagiku
Keterasingan yang ku rasakan di sekolah baruku

Membuatku gagu dan bicara tak tentu
Semua membisu saat ku berdiri kenalkan diriku
Mereka tak peduli dengan predikat baruku
Membosankan, aku tak suka sekolah baru
Teman baru yang asing bagiku

Guru baru yang tak pernah mengenalku
Dan teman sebangku yang selalu mengganggu konsentrasiku
Aku ingin kembali ke sekolah lamaku
Bertemu dengan sahabatku, guruku, dan citaku
Sekolah baru tak memberiku kesan yang mengharu biru
Kesan kelu dan pilu yang bersemayam di kalbu


KANTIN SEKOLAH

Siang Itu, diterik mentari menampakkan cahayanya 
Ku mendengar Bunyi yang selalu ku tunggu di tengah kejenuhanku
Bunyi bel istirahat adalah pelega hatiku

Terlepas dari guru dan keluar dari suasana kelas yang mencekam
Istirahat menjadi primadona setelah kejenuhanku menghadapi guru
Istirahat adalah surga  setelah kelas menjadi nereka

Keruwetan otak berakhir di istirahat sekolah
Jam Istirahat adalah muara siswa
Untuk berbagi cerita
Dan mengukir cinta


MALAM PERJUANGANKU

Di heningnya malam 
dan suara nyanyian kodok berderang membuatku terus semangat

hembusan angin malam yang dingin
membuatku semakin berkosentrasi


Aku akan terus belajar walau suasana sudah tak wajar
Aku akan terus menimba ilmu
Walau malam telah menghantuiku

Tapi aku akan tetap berjuang menghadapi dinginnya malam demi ujian yang kuhadang di esok hari








1 komentar: